Kamis, 24 Juli 2014

Tulisan

ditengah lamunanku
merenung kisah yang telah terlalu
bukan inginku senja yang manis terlampaui
namun raga yang tak bisa mengelak
kisah diujung bintang dan langit yang menghitam
serta lekukan dermaga kecil yang selalu aku mimpikan
jalan yang ternoda
karena tumbuh ditengah himpitan belenggu karang
aku menampik di semua rasa yang tiba menhujan
aku mencoba untuk menyayat luka
agar aku tahu rasa sakit yang datang
karena bahagia bukan kilau dari kehidupan
tapi juga derita adalah rasa yang hadir setelahnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar